Daftar Broker Forex Untuk Scalping

Scalping merupakan salah satu taktik trading yang paling populer di kalangan trader. Para trader akan membeli kemudian menjual sahamnya dalam hingngan menit atau bahkan detik saja. 

Teknik ini digunakan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam hitungan menit walau dengan keuntungan yang sangat kecil. Dengan demikian trader bisa melakukan transaksi sampai ratusan kali dalam sehari.

Namun demikian dibutuhkan perhitungan dari fungsi teknik scalping untuk mendapatkan pertimbangkan lebih lanjut. 

Sehingga kalian para trader bisa mendapatkan rangkuman dimana standar dari trading forex. Termasuk juga memilih broker terbaik untuk scalping.

Memang sih untuk bisa mendapatkan broker terbaik untuk scalping terdapat karakteristik yang sangat komplek. 

Terlebih lagi dengan banyaknya eksekusi order per hari, tentu kalian perlu mencari broker kredibel agar aktivitas scalping dapat berjalan mulus tanpa tersendat-sendat. Lalu broker forex mana saja yang cocok untuk scalping? Simak penjelasannya di bawah ini.

Rekomendasi Broker Penyedia Fasilitas Scalping

Tujuan utama dari teknik scalping tentu saja untuk mendapatkan banyak keuntungan. Karena itulah bosmeal merekomendasikan 5 broker yang cocok untuk scalping

1. HFX Internasional Berjangka

Broker Forex Untuk Scalping HFX Internasional Berjangka

Broker HFX Internasional Berjangka merupakan broker lokal yang paling aman digunakan untuk bermain trading forex dengan teknik scalping.

Berdiri sejak tahun 2010 dan sudah berkembang dengan pesat hingga sekarang. Selain itu, HFX merupakan broker yang sudah diakui legalitasnya di Indonesia dengan bukti lisensi dari BAPPEBTI bernomor 877/BAPPEBTI/SI/1/2006.

Ada berbagai macam fitur yang diberikan oleh HFX seperti forex, CFD dan juga bermacam-macam instrumen trading, mulai dari 20 pasangan mata uang, energi, indeks, hingga logam.

Menariknya lagi, HFX menawarkan 4 tipe akun yaitu Mini, Mini Classic, Classic, dan Premium. Masing-masing akun memiliki nilai minimal deposit yang berbeda. Untuk akun Mini dan Mini Classic, kalian perlu melakukan deposit minimal 100 USD. Sementara akun Classic dan Premium, kalian perlu melakukan deposit minimal 5000 USD.

Baca Juga:

2. Octa Investama Berjangka

Broker Forex Terbaik di Dunia Octa Investama

Broker Investama Berjangka awalnya merupakan pialang forex dan CFD di bawah PT Multi Mulia Investama Berjangka. Seiring dengan berjalannya waktu pun bertransisi menjadi PT Octa Investama Berjangka.

Octa Investama Berjangka atau Octa ID menjadi salah satu rekomendasi broker yang bagus untuk scalping karena waktu eksekusi pasar cepat dan tanpa requote.

Lebih menariknya lagi, Octa ID melegalkan strategi scalping, hedging, dan strategi lain di mana order dipasang menurut Perjanjian Pelanggan, namun mereka melarang perdagangan arbitrase.

3. FOREXimf

Broker Forex Untuk Scalping FOREXimf

Selain kedua broker di atas, masih ada broker forex untuk scalping lain yang recomended. Broker tersebut adalah FOREXimf. FOREXimf sudah terbukti dengan  zero complaint selama hampir 16 tahun. Tentu hal ini tak lepas dari sistem trading profesional andalan broker anggota BBJ atau Bursa Berjangka Jakarta.

Menariknya, broker ini mengizinkan para trader menggunakan bahkan memberikan rekomendasi trik scalping. 

Hal ini dibuktikan dengan adanya robot ScalPro dari FOREXimf. Robot ini akan menjadi asisten trading yang memberikan kemudahan dalam hal trading otomatis dengan akurasi tinggi. Kalian bisa mendapatkan robot ScalPro dengan mendownload aplikasi QuickPro secara gratis

4. Didimax

Broker Forex Untuk Scalping Didimax

Broker Didimax adalah broker spread rendah untuk scalping. Hal ini dibuktikan dengan adanya penawaran spread serta komisi rendah pada tipe akun ECN. Sehingga membuat broker ini terasa ideal digunakan sebagai sarana scalping.

Kalian pun tidak perlu khawatir akan tertipu karena Didimax sudah teregulasi BAPPEBTI bernomor 44/BAPPEBTI/SI/XII/2000.

Disamping itu, dengan memanfaatkan akun demo, kalian pun bisa belajar scalping serta mendapatkan layanan edukasi gratis terkait scalping. Bukan hanya itu saja, kalian juga bisa menguji strategi scalping melalui akun demo sampai benar-benar percaya diri terjun ke pasar riil.

Jangan Lewatkan:

5. MIFX

Platform Trading Emas MIFX

MIFX berdiri sejak tahun 2000 dan bergerak di bidang perdagangan forex dan komoditas. Broker yang bergerak di bawah PT Monex Investindo. Guna memenuhi kebutuhan trading, MIFX menyediakan berbagai pilihan produk instrumen populer seperti emas dan minyak.

Selain itu masih banyak instrumen lainnya seperti fitur Trading Journal di aplikasi MIFX Mobile membuat klien mampu mengevaluasi hasil scalping setiap minggu. Tujuannya jelas agar strategi scalping tetap sejalan dengan tujuan trading.

Memahami Syarat Dan Ketentuan Broker

Walaupun Daily Bosmeal sudah memberikan rekomendasi broker forex untuk scalping, ada baiknya kalian memahami syarat dan ketentuan scalping tiap-tiap broker terlebih dahulu.

Alasannya karena broker memiliki peraturan mengenai apa yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dalam teknik scalping.

Perbedaan syarat dan ketentuan ini sangat wajar ditemui. Sehingga ada baiknya jika kalian menggali informasi lebih jauh sebelum mulai scalping. Tentu kalian tidak mau dipaksa menutup akun hanya karena tidak sengaja melanggar peraturan broker, bukan?

Sehingga kalian perlu membaca baik-baik syarat dan ketentuan broker. Nah, untuk point yang perlu kalian perhatikan yaitu:

  • Apakah broker tersebut memperbolehkan scalping atau tidak.
  • Apakah S&K menyebutkan batas cut-off time frame sewaktu menggunakan strategi scalping atau tidak.
  • Selain itu apakah ada aturan yang mengizinkan perdagangan arbitrase atau tidak. Pada umumnya jika broker melarang perdagangan arbitrase maka secara otomatis melarang scalping. Walau memang terdapat beberapa pengecualian seperti Octa ID yang tidak mengizinkan arbitrase namun memperbolehkan scalping

Selain itu, kalian juga sangat kami sarankan untuk mengidentifikasi aturan scalping broker yang dipilih. Aturan tersebut seperti jumlah transaksi yang diperbolehkan per harinya, maupun batas durasi waktu untuk mempertahankan posisi sampai menutup order.

Karena itulah kalian perlu berhati-hati ketika bermain trading. Jangan sampai kalian melanggar aturan broker. Bila kalian melanggar maka bisa berakibat pada hilangnya akumulasi keuntungan, peringatan, dan akhirnya pengembalian setoran awal bersamaan dengan penutupan akun. 

Namun kalian masih bisa bernafas lega karena pada umumnya broker akan menjelaskan peraturan terkait scalping atau strategi trading lainnya pada situs resminya. Jika kalian masih ragu apakah broker tersebut membolehkan scalping atau tidak, maka kalian bisa menanyakannya langsung ke layanan customer.

Di luar itu semua, broker yang mengizinkan scalping akan sangat menguntungkan kalian. Kalian bisa memilih broker tersebut walaupun nantinya kalian bermain trading dengan strategi lain. 

Hal ini karena umumnya broker sudah memiliki jam tinggi serta reputasi yang baik di kalangan trader. Belum lagi ketika broker mengizinkan scalping maka bisa menjadi bukti bahwa mereka cukup kompeten dalam menghandle jumlah order besar dalam waktu singkat. Sehingga bisa ditarik kesimpulan jika broker tersebut bisa mengakomodasi eksekusi order super cepat.